Analisis Hubungan Hambatan Terhadap Kepatuhan pada Pasien Diabetes Melitus
DOI:
https://doi.org/10.33479/jfmc.v3i2.86Keywords:
diabetes melitus, DOQ, Kepatuhan, MARS-5, Obat AntidiabetesAbstract
Diabetes Melitus adalah Kondisi yang ditandai dengan kadar glukosa darah tinggi yang terus-menerus akibat produksi insulin yang tidak mencukupi atau gangguan kinerja insulin. Tim peneliti di Rumah Sakit Lavalette, Malang, bertujuan untuk mempelajari tantangan yang dihadapi pasien diabetes melitus dan seberapa baik mereka mematuhi rencana perawatan mereka. Desain penelitian ini menggunakan Cross-Sectional dengan pengambilan data secara prospektif yaitu melalui wawancara kuesioner kepada pasien diabetes melitus pada pasien diabetes melitus di poli rawat jalan Rumah Sakit Lavalette Malang pada bulan Mei - Juni 2023. Sampel yang memenuhi kriteria yaitu sejumlah 155 pasien, menggunakan lembar pengumpul data dan kuesioner yaitu Medication Adherence Rating Scale 5 (MARS-5) serta Diabetes Obstacle Quetionnare (DOQ) kemudian dianalisis menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian ini pada penggunaan OAD oral 30 pasien dan kombinasi 125 pasien DM, analisis hubungan hambatan terhadap kepatuhan pasien DM yaitu hambatan pengobatan p-value 0,008, hambatan pengobatan sendiri p-value 0,007, hambatan pengetahuan dan keyakinan p-value 0,001, hambatan mengatasi diabetes p-value 0,000. Adapun analisis hubungan sosio demografi dengan kepatuhan yaitu pada penggunaan obat antidiabetes. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara hambatan dengan kepatuhan pasien DM, tidak terdapat hubungan antara sosio jenis kelamin, IMT, komorbid, lama menderita, riwayat keluarga, pekerjaan, tingkat pendidikan, perokok kecuali usia yang terdapat hubungan dengan kepatuhan pasien DM.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rafica Tri Oktaviasari, Godeliva Adriana Hendra, Dhanang Prawira Nugraha Nugraha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




