Potensi Senyawa pada Tanaman Secang (Caesalpinia Sappan) dalam Menghambat Enzim COX-2 sebagai Antiinflamasi
DOI:
https://doi.org/10.33479/jfmc.v3i2.79Keywords:
antiinflamasi, COX-2, Kayu Secang, Molecular Docking, In SilicoAbstract
Inflamasi merupakan respon imun terhadap infeksi atau kerusakan jaringan yang melibatkan enzim Siklooksigenase-2 (COX-2) dalam sintesis prostaglandin. Menghambat COX-2 merupakan strategi penting dalam pengembangan obat antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk menyalakan potensi senyawa aktif dari kayu secang (Caesalpinia sappan L.) sebagai inhibitor COX-2 melalui pendekatan in silico. Docking molekuler dilakukan pada protein COX-2 (PDB ID: 5KIR) menggunakan PyRx, dilanjutkan dengan metode validasi dan analisis interaksi ligan. Simulasi dinamika molekuler (MD) menggunakan YASARA dilakukan pada senyawa dengan afinitas terbaik. Hasil docking menunjukkan bahwa protosappanin A memiliki afinitas pengikatan sebesar –9,7 kkal/mol, lebih tinggi dari brazilin (–9,2 kkal/mol) dan sappanone B (–9,3 kkal/mol), meskipun masih lebih rendah daripada ligan asli (–10,3 kkal/mol). Simulasi MD selama 100 ns menunjukkan stabilitas stabilitas dengan nilai RMSD 1,5–2,0 Å dan RMSF rata-rata 1,0 Å. Hasil ini menunjukkan bahwa protosappanin A berpotensi sebagai inhibitor COX-2 dan kandidat antiinflamasi alami yang menjanjikan. Temuan ini memerlukan validasi lebih lanjut untuk mengonfirmasi potensinya. Oleh karena itu, penelitian ini dapat menjadi titik awal yang kuat untuk penelitian lebih lanjut melalui uji in vitro dan in vivo, untuk mendukung potensi terapeutiknya yang menjanjikan dan membuka peluang baru untuk mengembangkan pengobatan yang lebih efektif.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lealita, Anastasia Risvina Easter Ajie Pramesti, Rollando, Michael Resta Surya Yanuar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




